Author Archives: lp3mbaru


LP3M Unila adakan MONEV Kurikulum Berbasis Capaian Pembelajaran

Category : PKPP

LP3M Unila – Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Lampung  menyelenggarakan Laporan Kegiatan Monev Kurikulum Berbasis Capaian Pembelajaran, Kamis (24/10/2019) di Ruang siding Lt. 2 Gedung Rektorat Universitas Lampung. Workshop ini melibatkan adalah seluruh tim kurikulum yang mewakili 8 (delapan) fakultas dan 1 (satu) program pasca sarjana yaitu: Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Kedokteran, dan Program Pascasarjana.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum Dr. M. Setyarini, M.Si pada pukul 08.30 WIB. Setyarini menjelaskan bahwa kegiatan Monev Kurikulum Berbasis Capaian Pembelajaran ini terdiri dari dua tahap. Yang pertama adalah sosialisasi penggunanaan instrument kepada tim monitoring dan evaluasi kurikulum setiap fakultas. Yang kedua adalah kegiatan kunjungan ke program studi untuk memonitor aspek-aspek kurikulum yang ada dalam instrument. Kedua kegiatan ini memiliki total durasi total waktu satu minggu hari kerja.

LP3M Unila telah melakukan Monitoring dan Evaluasi kurikulum perguruan tinggi berorientasin KKNI dan SN Dikti di era revolusi industry 4.0 yang telah berjalan memasuki tahun ke empat. Tim monitoring dan evaluasi di setiap fakultas telah memotret kondisi setiap program studi dalam melakukan pengembangan dan pelaksanaan kurikulum. Hasil monitoring dan evaluasi yang perlu segera disamakan persepsinya termasuk unsur-unsur yang ada dalam dokumen kurikulum serta kejelasan capaian pembelajaran lulusan yang nanti akan digunakan oleh seluruh dosen dalam merumuskan rencana pembelajaran.

Monitoring dan evaluasi kurikulum dilakukan oleh tim monev oleh masing-masing fakultas di 77 program studi dari 108 program studi yang ditargetkan. Fakultas yang sudah menuntaskan proses evaluasi kurikulum adalah Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian, Fakultas MIPA, dan Fakultas Teknik. Satu fakultas yang belum mengirimkan hasil monev program studi adalah Fakultas FEB. Berikut hasil monitoring dan evaluasi kurikulum program studi di Universitas Lampung: Fakultas Hukum 4,7%, Fakultas Pertanian 30,2%, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 18,6%, Fakultas Teknik 14%, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 12,4%, Fakultas MIPA 17,1%, Fakultas Kedokteran 2,3%, Pascasarjana 0,8%.


LP3M Unila Gelar Workshop Kembangkan Kurikulum Berbasis Era Revolusi Industri 4.0,

Category : PKPP

LP3M Unila– LP3M Unila menggelar Workshop Kurikulum Pendidikan Tinggi Sesuai SN DIkti dan Revolusi Industri 4.0 yang diikuti oleh Jajaran Dosen, Kaprodi, Dekan Fakultas dan Wakil Dekan Bidang Akademik setiap fakultas bertempat di Ruang Sidang Gedung Rektorat lantai 2, Senin (4/9/2019). Workshop yang diikuti sekitar 100 orang peserta ini menghadirkan Narasumber Kemenristekdikti yakni Dr. Ir. Syamsul Arifin, MT (ITS) dan serta selaku moderator adalah Dr. Feni Munifatulloh, M.Hum.

Workshop secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., mewakili Rektor Unila. Dalam sambutannya Bujang Rahman menyampaikan bahwa kurikulum bukanlah sesuatu yang sakral dan kaku namun bersifat fleksibel, menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena itu perlu direview secara berkala. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat membutuhkan adaptasi di semua bidang termasuk bidang pendidikan. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi harus diikuti dengan pengembangan kurikulum termasuk di lingkungan Universitas Lampung. Rumusan kurikulum yang berkualitas memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas pendidikan sehingga diharapkan dapat meningkatkan mutu lulusan Universitas Lampung agar dapat bersaing di pasar global.

Materi workshop terdiri atas satu topik utama, yaitu Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) Sesuai SN Dikti dan Revolusi Industri Era 4.0. Hal tersebut dimaksudkan agar seluruh Kaprodi menyesuaikan kurikulumnya dengan SN Dikti dan tuntutan sesuai perkembangan di era revolusi 4.0. Selain itu Syamsul Arifin juga menjalsakna bahwa hal tersebut penting sebagai sosialisasi untuk mendorong dan menyiapkan dosen-dosennya menyusun RPS dengan format blended-learning sebagai prasyarat menyelenggarakan mata kuliah blended-learning (PJJ). Pelaksanaan PJJ dimaksudkan untuk menindaklanjuti adanya ketentuan dari Dikti bahwa hal tersebut sudah menjadi salah satu indikator pemeringkatan perguruan tinggi.

Di akhir workshop, para peserta diminta untuk mengisi formulir google yang berisi rumusan capaian yang ingin dicapai berupa Tugas Bimbingan Teknis yang berisi Rumusan Profile Lulusan (yang sudah direvisi), Rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (yang sudah direvisi), dan Tindak Lanjut Prodi /Jurusan setelah kegiatan. Harapannya, hal ini kan memotivasi Program Studi untuk lebih serius menyelenggarakan pelaksanaan Pendidikan tinggi pada level program studi.


Workshop Penulisan Buku Ajar Untuk Peningkatan Potensi Dosen

Category : LP3M , PKPP

LP3M Unila – Salah satu upaya dalam mengakomodasi perkembangan IPTEKS dan era IR 4.0, bahwa sejak awal 2015, Universitas Lampung telah bertransformasi dari teaching university ke research university. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan motivasi dan kemampuan para dosen dalam menulis buku ajar, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Lampung  menyelenggarakan Workshop Penulisan Buku Ajar Berbasis Research. Kegiatan dengan tujuan meningkatkan potensi dosen di lingkungan Universitas Lampung yang berlangsung pada hari Jumat, 2 Agustus 2019 di Hotel Whiz Prime Bandar Lampung. Sejumlah jajaran fakultas dan dosen perwakilan dari setiap fakultas mengikuti workshop yang merupakan merupakan salah satu wujud keseriusan civitas akademika dalam rangka menuju research university. Hadir sebagai pembicara dari Universitas Negeri Malang, Prof. Effendy, M.Pd., Ph.D. pada hari pertama, dan Prof. Bambang Setiyadi, Ph.D. pda hari kedua.

Kegiatan dibuka oleh sambutan Sekretaris LP3M Universitas Lampung Elida Purba, Ph.D. yang mewakili Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Hasriadi, Mat Akin, M.P. Dalam sambutannya, Beliau memotivasi para dosen agar lebih produktif dalam membuat publikasi ilmiah salah satunya buku ajar merujuk pada Undang undang No 14 tahun 2015 tentang Guru dan Dosen terutama merujuk pada pasal 60 dinyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berkewajiban melakukan publikasi ilmiah sebagai salah satu sumber belajar. Salah satu upaya dalam mengakomodasi perkembangan IPTEKS dan era IR 4.0, bahwa sejak awal 2015, Universitas Lampung telah bertransformasi dari teaching university ke research university. Ada beberapa indikator bahwa Unila menjadi research University. Selain jumlah judul, total dana, publikasi artikel, dan jumlah paten yang diperoleh dosen Unila melalui kegiatan penelitian, yang tidak kalah penting adalah bentuk-bentuk integrasi hasil-hasil penelitian dosen ke dalam proses pembelajaran atau pengembangan suatu matakuliah. Integrasi kegiatan penelitian ke dalam pembelajaran atau pengembangan suatu matakuliah dapat berupa tambahan materi perkuliahan, studi kasus, Bab/ Subbab dalam buku ajar, atau bentuk lain yang relevan. Dalam Renstra Unila 2015-2019 dituliskan bahwa capaian jumlah dosen yang menulis pada tahun 2019 adalah 50%. Namun pada kenyataannya, hal tersebut belum tercapai, belum banyak jumlah buku ajar berbasis hasil research yang disusun oleh dosen Unila. Dengan demikian kemampuan para dosen dalam penyusunan buku ajar berbasis hasil research perlu ditingkatkan. Salah satu bentuk kegiatan peningkatan kemampuan penulisan bahan ajar berbasis research adalah workshop. Workshop yang diadakan pada kesempatan kali ini diharapkan dapat mendorong dosen untuk terus berinovasi, membuka peluang untuk pengembangan diri, dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang pada akhirnya akan bermuara pada kualitas lulusan perguruan tinggi

“Publikasi ilmiah berperan penting  dan menjadi salah satu indikator kemajuan sebuah Universitas. Untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah, perguruan tinggi mewajibkan  calon lulusan  S-1, S-2 dan S-3 di Indonesia memublikasikan karya ilmiahnya. Publikasi ilmiah dapat berupa jurnal nasional atau internasional, prosiding, buku ajar, buku refrensi dan monograf” ujarnya.

Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan acara inti yaitu workshop dengan pembicara Prof. Effendy, M.Pd., Ph.D. Sebelum memasuki sesi materi, beliau memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya workshop yang merupakan langkah akselerasi dan empowering yang tepat.  Efendy  dalam paparannya banyak memberikan motivasi, teori dan strategi menulis buku, sharing pengalaman dan kerjasama dengan penerbit. Dalam kesempatan kali ini, peserta mengambil giliran dalam berdiskusi dan mengkonsultasikan rencana naskah bahan ajar mereka.


Dokumen Unggah/Upload ke SAPTO (selain dokumen LKPS dan LED)

Category : PPM

Catatan: Keenam berkas yang dimintakan pada SAPTO maksimal 25MB perfile; Khusus untuk Dokumen SAPTO poin 1 & 2, LP3M siap memfasilitasi tiap PS dalam penerbitan kedua surat tersebut. Narahubung unggah borang ke SAPTO: Priyambodo, M.Sc. (HP: 0852-3692-5774)

Enam Dokumen (re)Akreditasi PS yang di Upload pada Laman SAPTO


PPM selenggarakan Lokakarya Hasil Audit Mutu Internal 2019

Category : LP3M

Pada Jumat, 8 November 2019 bertempat di Crystal Meeting Room, Hotel Emersia, telah diselenggarakan Lokakarya Hasil Audit Internal Tahun 2019. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aktivitas audit mutu internal (AMI) yang telah dilaksanakan pada Agustus-September 2019.

Peserta yang terlibat pada kegiata lokakarya ini merupakan para auditor internal Unila yang bertugas pada kegiatan AMI kala lalu. Sesi lokakarya dilakukan dengan mekanisme penyampaian temuan audit pada tiap unit kerja yang dilakukan audit, mulai dari program studi dan laboratorium yang ada di lingkungan Unila. Tindak lanjut dari kegiatan lokakarya ini yakni berupa poin rekomendasi perbaikan mutu atau kinerja yang akan disampaikan pada RTM di level universitas.




POLINELA Gandeng LP3M Unila adakan PEKERTI

Category : LP3M , PKPP

(LP3M Unila-Bandar Lampung) Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Lampung (Unila) mengadakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) bagi 30 Dosen Politeknik Negeri Lampung (POLINELA). Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Unila  dengan POLINELA. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari terhitung tanggal 14 sampai dengan 18 Oktober 2019 bertempat di Ruang Sidang Rektorat Universitas Lampung lantai IV.

Kegiatan PEKERTI ini dibuka oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan TIK Unila, Prof. Dr. Mahatma Kufepaksi, S.E., M.Sc. Ia mengatakan bahwa PEKERTI merupakan pelatihan dasar yang sangat penting diikuti oleh dosen manapun apalagi dosen yang datang bukan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Mahatma menambahkan bahwa sesuai dengan undang-undang, dosen wajib menjadi tenaga profesional dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

“Itu sebabnya mengapa dosen baru perlu mengikuti pelatihan Pekerti. Sebab, dosen akan berdiri di depan kelas. Mereka harus memiliki ilmu pengetahuan juga cara untuk mendidik mahasiswa. Dosen juga harus mengetahui bagaimana cara membimbing mahasiswa untuk melakukan riset, sekaligus mengevaluasi,” jelas Mahatma Kufepaksi, Senin, 14/10/2019.

Menurutnya, Pekerti membantu para dosen baru yang punya potensi menjadi tenaga profesional. Sebab itu, para dosen harus menjadi motivator dan mengelola kelas. “Dosen tidak menjadi satu-satunya sumber ilmu, sekarang sudah ada internet yang lebih lengkap. Sebagai dosen harus memosisikan diri sebagai motivator mahasiswa belajar seumur hidup,” ujarnya.

Pelatihan PEKERTI ini bertujuan mengembangkan profesionalisme dosen dalam merencanakan, mengembangkan, mengimplementasikan, serta mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.

Panitia kegiatan menghadirkan para fasilitator dan narasumber di antaranya Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., Prof. Dr. Murhadi, M.Si., Prof. Bambang Setiyadi, Ph.D., Prof. Dr. Agus Suyatna, M.Si., Dr. Undang Rosidin, M.Pd., Dr. Abdurrahman, M.Si., Meizano Ardhi, M.T., Dr. Pujiati, M.Pd., Dr. M. Setyarini, M.Si., Dr. Feni Munifatullah, M.Hum., serta Wahyu Eko Sulistiono, M.Sc.

Para peserta dengan mengikuti pelatihan diharapkan mampu meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan wawasan tentang prinsip-prinsip pedagogic, metodologi, dan keterampilan mengajar dosen di Perguruan Tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar mahasiswa, merekonstruksi perkulihan, menyusun instrumen evaluasi proses dan hasil pembelajaran, menyusun proposal PTK kemudian mengimplementasikannya, serta dapat menulis buku ajar.

Pembantu Direktur 1 POLINELA, Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si. menyampaikan bahwa pihaknya berusaha semaksimal mungkin menjadikan POLINELA sebagai kampus yang membanggakan baik di bidang pendidikan maupun bagi Provinsi Lampung.

“Saya berharap kerja sama terus terjalin sebab masalah pendidikan tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu lembaga. Saya pun berharap para dosen yang mengikuti pelatihan dapat sungguh-sungguh sehingga mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dengan baik,” terangnya. (FP1)


Help-Desk