Category Archives: PKPP

LP3M Unila Gelar Workshop Kembangkan Kurikulum Berbasis Era Revolusi Industri 4.0,

Category : PKPP

LP3M Unila– LP3M Unila menggelar Workshop Kurikulum Pendidikan Tinggi Sesuai SN DIkti dan Revolusi Industri 4.0 yang diikuti oleh Jajaran Dosen, Kaprodi, Dekan Fakultas dan Wakil Dekan Bidang Akademik setiap fakultas bertempat di Ruang Sidang Gedung Rektorat lantai 2, Senin (4/9/2019). Workshop yang diikuti sekitar 100 orang peserta ini menghadirkan Narasumber Kemenristekdikti yakni Dr. Ir. Syamsul Arifin, MT (ITS) dan serta selaku moderator adalah Dr. Feni Munifatulloh, M.Hum.

Workshop secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., mewakili Rektor Unila. Dalam sambutannya Bujang Rahman menyampaikan bahwa kurikulum bukanlah sesuatu yang sakral dan kaku namun bersifat fleksibel, menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena itu perlu direview secara berkala. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat membutuhkan adaptasi di semua bidang termasuk bidang pendidikan. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi harus diikuti dengan pengembangan kurikulum termasuk di lingkungan Universitas Lampung. Rumusan kurikulum yang berkualitas memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas pendidikan sehingga diharapkan dapat meningkatkan mutu lulusan Universitas Lampung agar dapat bersaing di pasar global.

Materi workshop terdiri atas satu topik utama, yaitu Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) Sesuai SN Dikti dan Revolusi Industri Era 4.0. Hal tersebut dimaksudkan agar seluruh Kaprodi menyesuaikan kurikulumnya dengan SN Dikti dan tuntutan sesuai perkembangan di era revolusi 4.0. Selain itu Syamsul Arifin juga menjalsakna bahwa hal tersebut penting sebagai sosialisasi untuk mendorong dan menyiapkan dosen-dosennya menyusun RPS dengan format blended-learning sebagai prasyarat menyelenggarakan mata kuliah blended-learning (PJJ). Pelaksanaan PJJ dimaksudkan untuk menindaklanjuti adanya ketentuan dari Dikti bahwa hal tersebut sudah menjadi salah satu indikator pemeringkatan perguruan tinggi.

Di akhir workshop, para peserta diminta untuk mengisi formulir google yang berisi rumusan capaian yang ingin dicapai berupa Tugas Bimbingan Teknis yang berisi Rumusan Profile Lulusan (yang sudah direvisi), Rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (yang sudah direvisi), dan Tindak Lanjut Prodi /Jurusan setelah kegiatan. Harapannya, hal ini kan memotivasi Program Studi untuk lebih serius menyelenggarakan pelaksanaan Pendidikan tinggi pada level program studi.


Workshop Penulisan Buku Ajar Untuk Peningkatan Potensi Dosen

Category : LP3M , PKPP

LP3M Unila – Salah satu upaya dalam mengakomodasi perkembangan IPTEKS dan era IR 4.0, bahwa sejak awal 2015, Universitas Lampung telah bertransformasi dari teaching university ke research university. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan motivasi dan kemampuan para dosen dalam menulis buku ajar, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Lampung  menyelenggarakan Workshop Penulisan Buku Ajar Berbasis Research. Kegiatan dengan tujuan meningkatkan potensi dosen di lingkungan Universitas Lampung yang berlangsung pada hari Jumat, 2 Agustus 2019 di Hotel Whiz Prime Bandar Lampung. Sejumlah jajaran fakultas dan dosen perwakilan dari setiap fakultas mengikuti workshop yang merupakan merupakan salah satu wujud keseriusan civitas akademika dalam rangka menuju research university. Hadir sebagai pembicara dari Universitas Negeri Malang, Prof. Effendy, M.Pd., Ph.D. pada hari pertama, dan Prof. Bambang Setiyadi, Ph.D. pda hari kedua.

Kegiatan dibuka oleh sambutan Sekretaris LP3M Universitas Lampung Elida Purba, Ph.D. yang mewakili Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Hasriadi, Mat Akin, M.P. Dalam sambutannya, Beliau memotivasi para dosen agar lebih produktif dalam membuat publikasi ilmiah salah satunya buku ajar merujuk pada Undang undang No 14 tahun 2015 tentang Guru dan Dosen terutama merujuk pada pasal 60 dinyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berkewajiban melakukan publikasi ilmiah sebagai salah satu sumber belajar. Salah satu upaya dalam mengakomodasi perkembangan IPTEKS dan era IR 4.0, bahwa sejak awal 2015, Universitas Lampung telah bertransformasi dari teaching university ke research university. Ada beberapa indikator bahwa Unila menjadi research University. Selain jumlah judul, total dana, publikasi artikel, dan jumlah paten yang diperoleh dosen Unila melalui kegiatan penelitian, yang tidak kalah penting adalah bentuk-bentuk integrasi hasil-hasil penelitian dosen ke dalam proses pembelajaran atau pengembangan suatu matakuliah. Integrasi kegiatan penelitian ke dalam pembelajaran atau pengembangan suatu matakuliah dapat berupa tambahan materi perkuliahan, studi kasus, Bab/ Subbab dalam buku ajar, atau bentuk lain yang relevan. Dalam Renstra Unila 2015-2019 dituliskan bahwa capaian jumlah dosen yang menulis pada tahun 2019 adalah 50%. Namun pada kenyataannya, hal tersebut belum tercapai, belum banyak jumlah buku ajar berbasis hasil research yang disusun oleh dosen Unila. Dengan demikian kemampuan para dosen dalam penyusunan buku ajar berbasis hasil research perlu ditingkatkan. Salah satu bentuk kegiatan peningkatan kemampuan penulisan bahan ajar berbasis research adalah workshop. Workshop yang diadakan pada kesempatan kali ini diharapkan dapat mendorong dosen untuk terus berinovasi, membuka peluang untuk pengembangan diri, dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang pada akhirnya akan bermuara pada kualitas lulusan perguruan tinggi

“Publikasi ilmiah berperan penting  dan menjadi salah satu indikator kemajuan sebuah Universitas. Untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah, perguruan tinggi mewajibkan  calon lulusan  S-1, S-2 dan S-3 di Indonesia memublikasikan karya ilmiahnya. Publikasi ilmiah dapat berupa jurnal nasional atau internasional, prosiding, buku ajar, buku refrensi dan monograf” ujarnya.

Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan acara inti yaitu workshop dengan pembicara Prof. Effendy, M.Pd., Ph.D. Sebelum memasuki sesi materi, beliau memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya workshop yang merupakan langkah akselerasi dan empowering yang tepat.  Efendy  dalam paparannya banyak memberikan motivasi, teori dan strategi menulis buku, sharing pengalaman dan kerjasama dengan penerbit. Dalam kesempatan kali ini, peserta mengambil giliran dalam berdiskusi dan mengkonsultasikan rencana naskah bahan ajar mereka.


POLINELA Gandeng LP3M Unila adakan PEKERTI

Category : LP3M , PKPP

(LP3M Unila-Bandar Lampung) Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Lampung (Unila) mengadakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) bagi 30 Dosen Politeknik Negeri Lampung (POLINELA). Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Unila  dengan POLINELA. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari terhitung tanggal 14 sampai dengan 18 Oktober 2019 bertempat di Ruang Sidang Rektorat Universitas Lampung lantai IV.

Kegiatan PEKERTI ini dibuka oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan TIK Unila, Prof. Dr. Mahatma Kufepaksi, S.E., M.Sc. Ia mengatakan bahwa PEKERTI merupakan pelatihan dasar yang sangat penting diikuti oleh dosen manapun apalagi dosen yang datang bukan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Mahatma menambahkan bahwa sesuai dengan undang-undang, dosen wajib menjadi tenaga profesional dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

“Itu sebabnya mengapa dosen baru perlu mengikuti pelatihan Pekerti. Sebab, dosen akan berdiri di depan kelas. Mereka harus memiliki ilmu pengetahuan juga cara untuk mendidik mahasiswa. Dosen juga harus mengetahui bagaimana cara membimbing mahasiswa untuk melakukan riset, sekaligus mengevaluasi,” jelas Mahatma Kufepaksi, Senin, 14/10/2019.

Menurutnya, Pekerti membantu para dosen baru yang punya potensi menjadi tenaga profesional. Sebab itu, para dosen harus menjadi motivator dan mengelola kelas. “Dosen tidak menjadi satu-satunya sumber ilmu, sekarang sudah ada internet yang lebih lengkap. Sebagai dosen harus memosisikan diri sebagai motivator mahasiswa belajar seumur hidup,” ujarnya.

Pelatihan PEKERTI ini bertujuan mengembangkan profesionalisme dosen dalam merencanakan, mengembangkan, mengimplementasikan, serta mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.

Panitia kegiatan menghadirkan para fasilitator dan narasumber di antaranya Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., Prof. Dr. Murhadi, M.Si., Prof. Bambang Setiyadi, Ph.D., Prof. Dr. Agus Suyatna, M.Si., Dr. Undang Rosidin, M.Pd., Dr. Abdurrahman, M.Si., Meizano Ardhi, M.T., Dr. Pujiati, M.Pd., Dr. M. Setyarini, M.Si., Dr. Feni Munifatullah, M.Hum., serta Wahyu Eko Sulistiono, M.Sc.

Para peserta dengan mengikuti pelatihan diharapkan mampu meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan wawasan tentang prinsip-prinsip pedagogic, metodologi, dan keterampilan mengajar dosen di Perguruan Tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar mahasiswa, merekonstruksi perkulihan, menyusun instrumen evaluasi proses dan hasil pembelajaran, menyusun proposal PTK kemudian mengimplementasikannya, serta dapat menulis buku ajar.

Pembantu Direktur 1 POLINELA, Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si. menyampaikan bahwa pihaknya berusaha semaksimal mungkin menjadikan POLINELA sebagai kampus yang membanggakan baik di bidang pendidikan maupun bagi Provinsi Lampung.

“Saya berharap kerja sama terus terjalin sebab masalah pendidikan tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu lembaga. Saya pun berharap para dosen yang mengikuti pelatihan dapat sungguh-sungguh sehingga mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dengan baik,” terangnya. (FP1)


LP3M Unila adakan Pelatihan PEKERTI batch 2

Category : LP3M , PKPP

(LP3M Unila-Bandar Lampung) Dalam rangka meningkatkan kapasitas profesionalisme dosen, LP3M Universitas Lampung menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Batch 2. Pelatihan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan dosen dalam proses pembelajaran dengan prespektif pendidikan di Era Industri 4.0. Kegiatan PEKERTI tersebut dilaksanakan di ruang siding Rektorat lantai IV Universitas Lampung, terhitung tanggal 15 sampai dengan 21 Oktober 2019.

Kegiatan PEKERTI kali ini dibuka secara resmi oleh Ketua LP3M universitas Lampung, Prof. Dr. Murhadi, M.Si. Peserta PEKERTI Unila batch 2 kali ini diramaikan oleh dosen-dosen muda dan dosen yang lolos dalam seleksi ASN tahun 2018 lalu. Murhadi dalam sambutannya Murhadi menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan dosen muda dan “milenial” ini untuk mampu memberikan inovasi pembelajaran yang terjadi di dalam kelas menyesuaikan dengan pola belajar peserta didik.

“Dosen-dosen perlu melakukan pemutakhiran model dan inovasi pembelajaran untuk mahasiswa, dalam menghadapi perubahan zaman ini,” jelas  Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si.

PEKERTI batch 2 tahun 2019 ini dilaksanakan dalam rangka membekali dosen untuk menghadapi berbagai perubahan zaman. Untuk itu, dosen memerlukan pemutakhiran model pembelajaran agar tidak ketinggalan zaman, akan tetapi tetap bisa menyampaikan materi dengan baik.

“Hal yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah agar dosen di lingkungan  Universitas Lampung mampu mengantarkan mahasiwa untuk lulus dengan memiliki daya saing yang baik, mahasiswa mampu berkompetisi dalam dunia kerja, selain itu dosen juga harus mampu membekali dosen dengan karakter khusus yaitu memiliki jiwa Bela Negara,” jelas Ketua LP3M Unila sekaligus dosen Fakultas Pertanian tersebut.

Lebih jauh Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si. juga menyampaikan bahwa target pelatihan dosen ini adalah bagaimana agar mahasiswa mampu bersaing dalam era 4.0. Ke depan arah pendidikan Universitas Lampung tidak hanya fokus pada keilmuan, akan tetapi juga difokuskan agar mahasiswa mampu belajar sepanjang hayat dengan model-model pembelajaran yang mampu menangkap segala perubahan zaman.

“Kita harus mengubah pola pikir mahasiswa, tidak hanya persoalan ilmu pengetahuan akan tetapi juga mempersiapkan perilaku mahasiswa agar kreatif dan bisa menjawab berbagai persoalan,” ungkap Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si.  dihadapan 45 peserta yang terdiri dari perwakilan dosen di setiap fakultas.

Dosen harus mampu menanamkan nilai-nilai pada mahasiswa dan juga menanamkan kedewasaan emosional. Penguasaan keterampilan ini lebih banyak untuk penguatan pola pikir mahasiswa. Pembelajaran haruslah berorientasi pada pelayanan dan membangun nilai-nilai dalam proses pembelajaran.

Dalam kesempatan tersebut Rektor LP3M Universitas Lampung berpesan agar dosen bisa bersama-sama menggali secara kreatif model-model pembelajaran, sebelum tampil di depan kelas. Dosen harus memiliki keterampilan, kreativitas, dan inovasi untuk bisa tampil di depan mahasiswa dengan baik.

Sementara itu salah satu pemateri dalam PEKERTI Universitas Lampung  Batch 2 kali ini , Dr. Abdurrrahman, M.Si. menyampaikan bahwa PEKERTI pada dasarnya adalah pemutakhiran model pembelajaran dalam rangka menyikapi perkembangan revolusi industri 4.0, karena zaman yang berubah dan semakin maju.

“Kita harus bersiap-siap menghadapi masa depan, oleh sebab itu dosen harus bisa mengajar untuk Anak-Anak Masa Depan, dosen walaupun sudah memiliki pengalaman dalam mengajar akan tetapi teknik dan kecakapan mengajar harus selalu ditingkatkan karena tuntutannya berubah,” ujar Dr. Abdurrrahman, M.Si.

Dalam kesempatan itu, Abdurrahman juga menyampaikan bahwa teknik mengajar dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, tetapi tidak menggantikan seutuhnya seperti mesin. Nilai-nilai tidak bisa diotomatisasi, karena nilai-nilai hanya bisa melalui kreativitas dosen.

“Anak-anak masa depan ini memiliki sifat yang paham dengan teknologi, mereka bergaul dengan platform-platform, sehingga kalau belajar secepat baca whatsapp, semenarik nonton youtube, dan sindah instagram. Jadi kalau dosen mengajar dengan membosankan maka pesan-pesan tersebut tidak akan menarik bagi mahasiswa,” jelas dosen Fakultas Keguruan dan ILmu Pendidikan (FKIP) Unila tersebut. (PF1)


Unila gelar Workshop Penulisan Buku Ajar berbasis Hasil Research

Category : LP3M , PKPP

(LP3M – Bandar Lampung) Dalam rangka meningkatkan motivasi dan kemampuan para dosen dalam menulis buku ajar, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu, (LP3M) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Workshop Penulisan Buku Ajar berbasis Hasil Research. Kegiatan dengan tujuan meningkatkan potensi dosen tersebut berlangsung selama dua hari dari tanggal 2 sampai dengan 3 Agustus 2019 di Hotel Whiz Prime Bandar Lampung. Sebanyak 53 dosen dari delapan fakultas  hadir dan aktif mengikuti kegiatan ini. Workshop ini menghadirkan dua narasumber yaitu Prof. Efendy, M.Pd., Ph.D. dari Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., dan Prof. Bambang Setiyadi, M.A., Ph.D dari Universitas Lampung.

Dr. Mona Adha, M.Si. Kepala Bidang Pengembangan Aktivitas Instruksional dan Inovasi Pembelajaran

Workshop Penulisan Buku Ajar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan LP3M yang berada dibawah koordinasi Pusat Kurikulum dan Pengembangan Pembelajaran (PKPP) khususnya Bidang Pengembangan Aktivitas Instruksional dan Inovasi Pembelajaran (PPAIIP) yang dikepalai oleh Dr. Mona Adha, M.Si. Pada Laporannya, Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan dosen/staf pengajar dalam menulis buku ajar yang berkualitas. Selain itu, workshop ini juga diharpkan mampu menghasilkan buku ajar berbasis hasil research sebagai salah satu bentuk pengintegrasian hasil penelitian hasil-hasil penelitian dosen ke dalam proses pembelajaran.

Elida Purba, Ph.D. membuka kegiatan secara resmi

Workshop Penulisan Buku Ajar Berbasis Hasil Research ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris LP3M Unila, Elida Purba, Ph.D. Dalam sambutannya Elida menyampaikan bahwa pelaksanaan penulisan buku ajar ini  merupakan salah satu upaya mempersiapkan dosen Unila untuk memperkaya diri dan menguatkan Universitas Lampung secara umum menjadi Research University. Beliau juga berharap bahwa dengan penulisan buku ajar ini bisa bersinergi dengan penelitian yang dosen kerjakan untuk memperkaya hasil penulisan buku ajar.

Prof. Efendy, M.Pd., Ph.D.

Prof. Efendy, M.Pd., Ph.D.

Di hari pertama kegiatan, Prof. Efendy, M.Pd., Ph.D. menyampaikan strategi penulisan buku ajar berbasil hasil penelitian, dan mengembangkan ide, mekanisme penyusunan, dan struktur buku ajar. Dalam penjelasan materinya, Ia menyampaikan bahwa membuat buku ajar adalah sebuah keharusan bagi seorang dosen dalam bentuk implementasi bidang kehalian ilmu yang dimiliki.

Prof. Bambang Setiyadi, M.A., Ph.D.

Pada hari kedua kegiatan, Prof. Bambang Setiyadi, M.A., Ph.D menyampaikan penyusunan draft buku ajar, motivasi penulisan buku, dan hal-hal teknis yang dosen hadapi pada saat penyusunan buku ajar. Ia menekankan bahwa seorang dosen lebih baik memiliki buku yang tidak sempurna namun diterbitkan dibandingkan membuat buku yang sempurna tapi tak pernah diterbitkan. Kesempatan workshop yang diadakan LP3M Unila ini banyak dimanfaatkan oleh dosen dengan aktif berdiskusi terkait dengan strategi dan berbagi kisah penulisan buku ajar, buku referensi dan buku bentuk lain yang telah digeluti bertahun-tahun oleh para narasumber. (PF)


Unila Latih Dosen IIB Darmajaya Pada Kegiatan Applied Approach

Category : PKPP

(Unila): Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., membuka pelatihan Applied Approach (AA) bagi 20 dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya.

Kegiatan hasil kerja sama Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unila ini diselenggarakan di lantai 4 gedung Rektorat, Senin (8/7/2019). Para peserta  merupakan dosen IIB Darmajaya yang telah mengikuti PEKERTI.

Pelatihan bertujuan mengembangkan profesionalisme dosen dalam merencanakan, mengembangkan, mengimplementasikan, serta mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.

Panitia kegiatan menghadirkan para fasilitator dan narasumber di antaranya Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., Prof. Dr. Murhadi, M.Si., Prof. Bambang Setiyadi, Ph.D., Prof. Dr. Agus Suyatna, M.Si., Dr. Undang Rosidin, M.Pd., Dr. Abdurrahman, M.Si., Meizano Ardhi, M.T., Dr. Pujiati, M.Pd., Dr. M. Setyarini, M.Si., Dr. Feni Munifatullah, M.Hum., serta Wahyu Eko Sulistiono, M.Sc.

Para peserta dengan mengikuti pelatihan diharapkan mampu merekonstruksi perkulihan, menyusun instrumen evaluasi proses dan hasil pembelajaran, menyusun proposal PTK kemudian mengimplementasikannya, serta dapat menulis buku ajar.

Rektor IIB Darmajaya Dr (Can) Ir. Firmansyah Y.A., M.B.A., M.Sc., menyampaikan pihaknya berusaha semaksimal mungkin menjadikan Darmajaya sebagai kampus yang membanggakan baik di bidang pendidikan maupun bagi Provinsi Lampung.

“Saya berharap kerja sama terus terjalin sebab masalah pendidikan tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu lembaga. Saya pun berharap para dosen yang mengikuti pelatihan dapat sungguh-sungguh sehingga mampu mengaplikasikannya,” terangnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Bujang mengungkapkan, keilmuan antardosen itu sama. Yang membedakan adalah kualitas dan integritas yaitu kemampuan untuk berimprovisasi sehingga model pembelajaran menjadi dinamis.

Untuk merespons dinamika kelas maka dosen dituntut memiliki kemampuan berimprovisasi meskipun hal itu tidak tercantum dalam RPP. Salah satu cara meningkatkan kelas yaitu dengan pendekatan kontekstual.[Penda_Humas]

 


LP3M adakan Workshop Pengembangan Instrumen dan Evaluasi Capaian Pembelajaran

Category : LP3M , PKPP

(LP3M-Bandar Lampung) Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) melalui Pusat Kurikulum dan Pegembangan Pembelajaran (PKPP) menggelar kegiatan Workshop Pengembangan Instrumen dan Evaluasi Pemblajaran Berbasis Capaian Pembelajaran bagi Dosen Universitas Lampung, Jum’at (11/3/2019) pagi di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Lampung.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua LP3M Unila, Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si. Ia menuturkan bahwa Universitas Lampung pada tahun ini mulai beradaptasi dengan kebijakan BAN-PT yang saat ini berkonsentrasi pada capaian berbasis outcome atau lebih dikenal dengan nama Outcome Based (OB). Oleh karenanya, Unila melalui Pusat Kurikulum Pengembangan Pembelajaran dan Pusat Penjaminan Mutu akan berjalan beriringan dalam mengembangkan dan memotret mutu pendidikan yang dimiliki oleh Unila terhitung mulai bulan April 2019. Kemudian Murhadi juga menegaskan bahwa demi mencapai capaian pembelajaran berbasis OB, bentuk audit internal yang akan dilaksanakan di setiap program studi di Unila pada tahun ini juga akan diubah menyesuaikan dengan capaian pembelajaran berbasis outcome.

Pada pembukaan kegiatan Ketua Pusat Kurikulum dan Pengembangan Pembelajaran (PKPP) LP3M Univeritas Lampung, Dr. Pujiati, M.Pd. menjelaskan bahwa kegitan ini berlasngsung selama tiga hari yaitu pada tanggal 8, 11, dan 19 Maret 2019. Peserta pada kegiatan ini dikuti oleh 45 dosen dari kedelapan fakultas yang ada di Unila. Di akhir pertemuan pada workshop, para peserta akan ditugaskan untuk membuat prototype Instrumen dan Evaluasi Pembelajaran yang berbasis Capaian Pembelajaran sesuai dengan materi yang diperoleh pada workshop. Selama tiga hari, para peserta akan dipaparkan beragam materi evaluasi pembelajaran berbasis capaian pembelajaran oleh tiga narasumber yaitu Dr. Abdurrahman, M.Si., Dr. Undang Rosidin, M.Si., dan Dr. Lilik Sabdanintyas M.Pd. Ketiga narasumber yang dihadirkan merupakan ahli dalam bidang evaluasi pembelajaran yang dimiliki oleh Universitas Lampung.

LP3M sebelumnya telah melaksanakan kegiatan yang memfasilitasi dan mendorong para dosen mempersiapkan pembelajaran dengan mengacu kepada KKNI dan SN Dikti. Hal ini berimplikasi pada keharusan dosen menunjukkan kemampuan dalam menterjemahkan Capaian Pembelajaran Lulusan program studi (CPL) ke dalam capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), menentukan bahan kajian yang relevan, menentukan pengalaman belajar, dan asesmen dengan mengakomodir kemampuan berpikir tingkat tinggi, yang pada akhimya akan berdampak kepada mutu lulusan yang kompeten. CPMK menjadi acuan dalam melaksanakan proses pembelajaran termasuk menilai kemajuan dan keberhasilan mahasiswa dalam mencapai CPMK yang ditargetkan sebagai outcome (luaran) proses pendidikan. Berdasarkan hal tersebut dipandang perlu LP3M memfasilitasi para dosen dalam mengembangkan instrumen dan evaluasi pembelajaran berbasis capaian pembelajaran. (FAP)


LP3M gandeng Para Wakil Dekan dan Dosen Adakan Pengembangan dan Pelaksanaan Monev Kurikulum

Category : PKPP

Inovasi terus dilakukan sebagai lembaga yang mengedepankan kualitas, terbukti Pusat Kurikulum dan Pengembangan Pembelajaran (PKPP) LP3M Unila mengadakan  Pengembangan dan Pelaksanaan Monev Kurikulum untuk para Wakil Dekan Bidang Akademik dan dosen pada Kamis, 1 November 2018 di ARuang Sidang lantai 4 Gedung Rektorat Unila.

Acara dibuka oleh Ketua LP3M, Prof. Dr. Ir. Murhadi M.Si., beliau memberikan sambutan terkait acara tersebut, pengembangan kurikulum menjadi tanggung bersama sebagai wujud inovasi. Acara ini berlangsung selama tiga jam mendiskusikan pembentukan tim Pengembangan dan Pelakasanaan Kurikulum Fakultas. Rangkaian acara ini berlangsung panjang mulai sosialisasi pengembangan kurikulum berbasis AUN QA dan segala aspek yang menunjang akreditasi prodi dan universitas.


PKPP LP3M Unila adakan Pelatihan Multimedia

Category : LP3M , PKPP

Bandar Lampung – 17/05/2018. Metode pembelajaran perguruan tinggi yang dicanangkan pemerintah melalui Dikti tidak lagi berpusat pada dosen melainkan lebih berpusat pada mahasiswa atau Student Centered Learning (SCL). Kemandirian peserta didik menjadi sesuatu yang utama sehingga harus dirancang perangkat bantu yang akan dipakai sebagai alat dalam mencapai tujuan berupa perangkat pembelajaran berbasis Multimedia. Oleh karena itu Pusat Kurikulum dan Pengembangan Pembelajaran (PKPP) Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) menyelenggarakan “Pelatihan Multimedia Bagi Dosen Universitas Lampung”. Pelatihan ini diselenggarakan selama tiga hari, Selasa-Kamis (15-17/5) di ruang kegiatan gedung rektorat lt.4 Universitas Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta yang merupakan dosen dari delapan fakultas yang ada di Universitas Lampung.

multimediaaa

Pada pembukaan, kegiatan ini diresmikan oleh Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P. Dalam sambutannya ia menyampaikan pentingnya kemampuan digital dalam menunjang pembelajaran sebagai satu sarana meningkatkan kualitas pembelajaran.


PKPP LP3M adakan E-Learning perdana tahun 2018

Category : PKPP

LP3M Universitas Lampung melalui Pusat Kurikulum dan Pengembangan Pembealajaran (PKPP) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan E-Learning bagi para dosen dari berbagai Fakultas di lingkungan Unila. Kegiatan ini bertempat di Gedung Rektorat Lantai empat dan direncanakan berlangsung selama 3 hari; Senin, Rabu, dan Jum’at. Acara yang diikuti oleh 30 orang dosen terpilih ini dibuka oleh Wakil rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si.

E learninggg

Dalam pidatonya, Bujang menjelaskan bahwa pelatihan E-Learning ini bertujuan untuk memberikan pengayaan bagi para dosen Unila agar bisa memanfaatkan secara optimal teknologi informasi sebagai sarana pengembangan pembelajaran. Dengan peningkatan kemampuan teknologi, dosen dan mahasiswa diharapkan mampu berinteraksi dan melakukan proses belajar-mengajar tidak hanya di ruang perkuliahan saja, namun juga melalui internet yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Dosen bisa melakukan tatap muka dengan mahasiswa peserta kuliah dari belahan dunia mana pun yang masih bisa terjangkau jaringan internet melalui teleconference, dan memberikan bahan kuliah serta tugas-tugas secara online. Demikian pula semua peserta kuliah bisa membuka ruang diskusi dengan dosen maupun peserta kuliah lainnya tanpa harus duduk bersama dalam satu tempat tertentu.

 


Help-Desk