Workshop Penulisan Buku Ajar Untuk Peningkatan Potensi Dosen

LP3M Unila – Salah satu upaya dalam mengakomodasi perkembangan IPTEKS dan era IR 4.0, bahwa sejak awal 2015, Universitas Lampung telah bertransformasi dari teaching university ke research university. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan motivasi dan kemampuan para dosen dalam menulis buku ajar, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Lampung  menyelenggarakan Workshop Penulisan Buku Ajar Berbasis Research. Kegiatan dengan tujuan meningkatkan potensi dosen di lingkungan Universitas Lampung yang berlangsung pada hari Jumat, 2 Agustus 2019 di Hotel Whiz Prime Bandar Lampung. Sejumlah jajaran fakultas dan dosen perwakilan dari setiap fakultas mengikuti workshop yang merupakan merupakan salah satu wujud keseriusan civitas akademika dalam rangka menuju research university. Hadir sebagai pembicara dari Universitas Negeri Malang, Prof. Effendy, M.Pd., Ph.D. pada hari pertama, dan Prof. Bambang Setiyadi, Ph.D. pda hari kedua.

Kegiatan dibuka oleh sambutan Sekretaris LP3M Universitas Lampung Elida Purba, Ph.D. yang mewakili Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Hasriadi, Mat Akin, M.P. Dalam sambutannya, Beliau memotivasi para dosen agar lebih produktif dalam membuat publikasi ilmiah salah satunya buku ajar merujuk pada Undang undang No 14 tahun 2015 tentang Guru dan Dosen terutama merujuk pada pasal 60 dinyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berkewajiban melakukan publikasi ilmiah sebagai salah satu sumber belajar. Salah satu upaya dalam mengakomodasi perkembangan IPTEKS dan era IR 4.0, bahwa sejak awal 2015, Universitas Lampung telah bertransformasi dari teaching university ke research university. Ada beberapa indikator bahwa Unila menjadi research University. Selain jumlah judul, total dana, publikasi artikel, dan jumlah paten yang diperoleh dosen Unila melalui kegiatan penelitian, yang tidak kalah penting adalah bentuk-bentuk integrasi hasil-hasil penelitian dosen ke dalam proses pembelajaran atau pengembangan suatu matakuliah. Integrasi kegiatan penelitian ke dalam pembelajaran atau pengembangan suatu matakuliah dapat berupa tambahan materi perkuliahan, studi kasus, Bab/ Subbab dalam buku ajar, atau bentuk lain yang relevan. Dalam Renstra Unila 2015-2019 dituliskan bahwa capaian jumlah dosen yang menulis pada tahun 2019 adalah 50%. Namun pada kenyataannya, hal tersebut belum tercapai, belum banyak jumlah buku ajar berbasis hasil research yang disusun oleh dosen Unila. Dengan demikian kemampuan para dosen dalam penyusunan buku ajar berbasis hasil research perlu ditingkatkan. Salah satu bentuk kegiatan peningkatan kemampuan penulisan bahan ajar berbasis research adalah workshop. Workshop yang diadakan pada kesempatan kali ini diharapkan dapat mendorong dosen untuk terus berinovasi, membuka peluang untuk pengembangan diri, dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang pada akhirnya akan bermuara pada kualitas lulusan perguruan tinggi

“Publikasi ilmiah berperan penting  dan menjadi salah satu indikator kemajuan sebuah Universitas. Untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah, perguruan tinggi mewajibkan  calon lulusan  S-1, S-2 dan S-3 di Indonesia memublikasikan karya ilmiahnya. Publikasi ilmiah dapat berupa jurnal nasional atau internasional, prosiding, buku ajar, buku refrensi dan monograf” ujarnya.

Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan acara inti yaitu workshop dengan pembicara Prof. Effendy, M.Pd., Ph.D. Sebelum memasuki sesi materi, beliau memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya workshop yang merupakan langkah akselerasi dan empowering yang tepat.  Efendy  dalam paparannya banyak memberikan motivasi, teori dan strategi menulis buku, sharing pengalaman dan kerjasama dengan penerbit. Dalam kesempatan kali ini, peserta mengambil giliran dalam berdiskusi dan mengkonsultasikan rencana naskah bahan ajar mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Help-Desk